Wednesday, 29 May 2024

membangun kuburan

*pertanyaan*

Di satu daerah kalau yang meninggal di hari atau Jumat Kliwon maka makamnya 
Suka di cor dengan alasan takut dicuri orang sebb masih ada yang percaya bahwa yang meninggal di Jumat Kliwon bisa dipakai sarat2 tertentu,apakah boleh mengecor makam seperti itu

*jawaban*

Prihal membangun kuburan telah dijelaskan dalam kitab Fath al-Mu’in juj 2 hal 120

وكره بناء له أي للقبر أو عليه لصحة النهي عنه بلا حاجة كخوف نبش أو حفر سبع أو هدم سيل.

ومحل كراهة البناء إذا كان بملكه فإن كان بناء نفس القبر بغير حاجة مما مر أو نحو قبة عليه بمسبلة وهي ما اعتاد أهل البلد الدفن فيها عرف أصلها ومسبلها أم لا أو موقوفة حرم وهدم وجوبا لأنه يتأبد بعد انمحاق الميت ففيه تضييق على المسلمين بما لا غرض فيه.

Makruh membangun kuburan sebab adanya larangan syara’.
*Kemakruhan ini ketika tanpa adanya hajat* seperti khawatir dibongkar,dirusak hewan atau diterjang banjir.
Hukum makruh membangun kuburan ini ketika mayit di kubur di tanah miliknya sendiri,jika membangun kuburan dengan tanpa adanya hajat atau memberi kubah pada kuburan ini di pemakaman umum, yakni tempat yang biasa digunakan masyarakat setempat untuk mengubur jenazah,baik diketahui asalnya dan keumumannya atau tidak, atau di kuburkan di tanah wakaf maka membangun kuburan tersebut hukumnya haram dan wajib dibongkar,sebab kuburan tersebut akan menetap selamanya meski setelah hancurnya mayit, dan akan menyebabkan mempersempit umat muslim tanpa adanya tujuan” 

Adapun kebolehan membangun kuburan Solihin atau para wali dijelaskan juga masih dalam fathul muin juz 2 hal 120

ﻗﺒﻮﺭ اﻟﺼﺎﻟﺤﻴﻦ ﻳﺠﻮﺯ ﺑﻨﺎﺅﻫﺎ ﻭﻟﻮ ﺑﻘبﺔ ﻹﺣﻴﺎء اﻟﺰﻳﺎﺭﺓ ﻭاﻟﺘﺒﺮﻙ. ﻗﺎﻝ اﻟﺤﻠﺒﻲ: ﻭﻟﻮ ﻓﻲ ﻣﺴﺒﻠﺔ، ﻭﺃﻓﺘﻰ ﺑﻪ

“Makam para ulama boleh dibangun meskipun dengan kubah, untuk menghidupkan ziarah dan mencari berkah. Al-Halabi berkata: ‘Meskipun di lahan umum”, dan ia memfatwakan hal itu.


No comments: