Sunday, 31 March 2019

Bisikan gaib menurut sudut pandang islam

Ada kalanya manusia yang mengaku telah mendapatkan wisik dari alam gaib atau BISIKAN GAIB,
bagaimana sikap kita sebagai umat islam

Kita renungkan ucapan Seh jalaludin As-Suyuthi yang mengatakan,

وأما رواية الإنس عنهم، فالظاهر: منعها، لعدم حصول الثقة بعدالتهم

”Adapun manusia meriwayatkan berita dari jin yang zahir,
dilarang karena TIDAK BISA DI BUKTIKAN KEJUJURANYA tingkat keadilan mereka.

Allah swt sudah menjelaskan di dalan firmanya:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ إِنَّ رَبَّكَ حَكِيمٌ عَلِيمٌ

Ingatlah hari di waktu Allah mengumpulkan mereka semuanya (dan Allah berfirman): “Hai golongan jin, Sesungguhnya kamu telah banyak menyesatkan manusia”,
lalu berkatalah kawan-kawan meraka dari golongan manusia:
“Ya Tuhan Kami, Sesungguhnya sebahagian daripada Kami telah dapat kesenangan dari sebahagian (yang lain) dan Kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami”.
Allah berfirman: “Neraka Itulah tempat tinggal kamu, sedang kamu kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)”. Sesungguhnya Tuhanmu Maha Bijaksana lagi Maha mengetahui.
(QS. A-An’am: 128).

Dari ayat di atas bahwasanya dari golongan jin sudah menyesatkan manusia dengan berbagai cara dan muslihatnya,bisa dengan jin itu memberikan bisikan yang dikenal dengan sebutan bisikan gaib atau menampakan dirinya kepada manusia.

Perlu dipahami bahwa mahluk yang namanya jin menampakkan diri atau memberi bisikan kepada manusia itu terjadi murni karena kehendak jin itu sendiri dan DILUAR kehendak manusia.
tujuanya juga jelas sesuai ayat di atas yaitu untuk membodohi manusia supaya manusia tersesat.

Jin menampakan diri kepada manusia bukan kali ini saja dan kejadian itu pernah juga dialami oleh sahabat rosulullah yaitu Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sampai mahluk jin itu berani membodohi sahabat

Ketika abu hurairoh radhiyallahu ‘anhu diberi tugas oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk menjaga makanan zakat, 

malam harinya ada anak remaja mencuri makanan. 
Ketika ditangkap dan hendak dilaporkan kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berusaha memelas dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi

Saat pagi hari tiba.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menanyakan kejadian semalam,
“Abu Hurairah, apa yang dilakukan oleh tawananmu semalam?”

“Ya Rasulullah, dia mengadukan bahwa dia dalam kondisi butuh dan juga punya keluarga. 
Oleh karena itu, aku sangat kasihan padanya sehingga aku melepaskannya.” Jawab Abu Hurairah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Dia berdusta kepadamu. Dia akan datang lagi.”

Dan ternyata ucapan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang itu datang kembali dengan alasan yang sama.

Sampai di hari ketiga, Abu Hurairah benar-benar bertekad membawanya menghadap Rasulullah. 
Karena dikuasai rasa takut, ternyata kemudian orang itu malah mengajari Abu Hurairah sebuah dzikir, 
yang bila dibaca saat beranjak tidur, maka Allah akan mengirimkan penjaga dan setan tidak akan sanggup mendekatinya sampai pagi hari. Dzikir itu adalah ayat kursi.

Pagi harinya, kejadian itu sampaikan kepada Rasulullah abu hurairoh berkata

قُلْتُ قَالَ لِى إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ مِنْ أَوَّلِهَا حَتَّى تَخْتِمَ ( اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ  وَقَالَ لِى لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبَكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ ، وَكَانُوا أَحْرَصَ شَىْءٍ عَلَى الْخَيْرِ

Ya Rasulullah, ia berkata kepadaku mengajariku jika anda hendak pergi tidur di ranjang, bacalah ayat kursi sampai selesai, yaitu bacaan :

Allahu laa ilaha illa huwal hayyul qoyyum….’.

Lalu ia mengatakan padaku bahwa Allah akan senantiasa menjagaku dan setan pun tidak akan mendekatimu hingga pagi hari. Dan para sahabat sangat semangat dalam mengerjakan kebaikan.”

lalu rosulullah saw bersabda,

أَمَا إِنَّهُ قَدْ صَدَقَكَ وَهُوَ كَذُوبٌ

”Kali ini dia benar, meskipun aslinya dia pendusta.” 
(HR. Bukhari).

Maka dengan dalil dalil di atas jelas bahwasanya jin itu adalah pendusta.

sekarang sedang semarak tayangan di televisi yang jadi narasumbernya yaitu seseorang yang mendapatkan bisikan gaib dengan kemampuan Indigo,Maka dari itu setelah membaca penerangan di atas kita bisa mengambil sikap apa yang harus di lakukan supaya kita selamat didunia dan akhirat

No comments: