[SALAH] "informasi valid dari BIN"
Nama BIN dicatut agar pesan berantai yang diedarkan terlihat valid, padahal sumber pesan berantai bukan dari BIN. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
======
KATEGORI
Konten Palsu.
======
SUMBER
Pesan berantai Whatsapp.
======
NARASI
"PENTING
informasi valid dari BIN yg masih peduli keselamatan BANGSA INDONESIA :
Maret ini awal bulan kedatangan tka, minggu ke dua penyebaran
Iya daerah, Bogor, Tanggerang, Bekasi, Bandung, Sumedang, Sukabumi.
Yang dekat wilayah atau ada kawan sekitaran ini
Perhatikan baik baik :
1. Kontrakan dan indekost
2. Kedatangan bertahap melalui minibus elf
3. Mereka di supply makanan selama 2 minggu
4. Informasi jika ada rumah besar di kontrak
Yg datang rata" mantan wajib militer China saat ini bukan rakyat biasa
5. Mulai ramaikan di lingkungan utk siskamling.
Ajak rt dan rw untuk memulai nya.
Bantu informasikan ke kawan kawan di darat waspada daerah peyangga Jakarta.
Mereka akan trus berdatangan, sampai tanggal 18 Maret 2019.
Ditanggal 25 Maret mereka belajar sosialisasi lingkungan."
======
PENJELASAN
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten Palsu
Konten baru yang 100% salah dan didesain untuk menipu serta merugikan”.
Pesan SUMBER mencatut BIN untuk membangun premis agar pesan berasal dari sumber terpercaya.
------
(2) Klaim "informasi valid dari BIN" tidak valid karena tidak menyertakan informasi ke sumber referensi yang jelas (misalnya: tautan), ciri khas dari teknik "Appeal to Authority". Selengkapnya di bagian REFERENSI.
======
REFERENSI
(1) http://bit.ly/2C6EF1U Wikipedia: "Argumen dari otoritas
dari Wikipedia, ensiklopedia gratis
Argumen dari otoritas ( argumentum ab anuctoritate ), juga disebut banding ke otoritas , atau argumentum ad verecundiam , adalah bentuk argumen yang tidak bisa ditolerir [1] di mana dukungan otoritas yang diklaim digunakan sebagai bukti untuk kesimpulan argumen. Ini dikenal sebagai kekeliruan , meskipun beberapa menganggap bahwa itu digunakan dalam bentuk yang meyakinkan ketika semua sisi diskusi sepakat tentang keandalan otoritas dalam konteks yang diberikan. [2] [3] . Penulis lain menganggap itu salah untuk mengutip otoritas pada topik yang dibahas sebagai sarana utama untuk mendukung argumen. [4] ..."
(Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/2NFYJMT).
------
(2) REMOTIVI: "Teknik Keempat: Kebenaran ada di Mulut Narasumber
Terkadang untuk memperkuat “make believe” jurnalistik pesan kebencian, media penebar kebencian menambahkan embel-embel seperti “sumber A1”, “orang dalam istana”, dan lain-lain. ...
Dalam kerja jurnalistik pernyataan narasumber lazimnya diverifikasi terlebih dahulu dan diberi penjelasan dalam kapasitas apa narasumber memberikan pernyataannya. Pernyataan tersebut mestinya diuji dengan pertanyaan-pertanyaan seperti, apa bukti dari pernyataan tersebut? ...", selengkapnya di http://bit.ly/2XEkuRO.
Nama BIN dicatut agar pesan berantai yang diedarkan terlihat valid, padahal sumber pesan berantai bukan dari BIN. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.
======
KATEGORI
Konten Palsu.
======
SUMBER
Pesan berantai Whatsapp.
======
NARASI
"PENTING
informasi valid dari BIN yg masih peduli keselamatan BANGSA INDONESIA :
Maret ini awal bulan kedatangan tka, minggu ke dua penyebaran
Iya daerah, Bogor, Tanggerang, Bekasi, Bandung, Sumedang, Sukabumi.
Yang dekat wilayah atau ada kawan sekitaran ini
Perhatikan baik baik :
1. Kontrakan dan indekost
2. Kedatangan bertahap melalui minibus elf
3. Mereka di supply makanan selama 2 minggu
4. Informasi jika ada rumah besar di kontrak
Yg datang rata" mantan wajib militer China saat ini bukan rakyat biasa
5. Mulai ramaikan di lingkungan utk siskamling.
Ajak rt dan rw untuk memulai nya.
Bantu informasikan ke kawan kawan di darat waspada daerah peyangga Jakarta.
Mereka akan trus berdatangan, sampai tanggal 18 Maret 2019.
Ditanggal 25 Maret mereka belajar sosialisasi lingkungan."
======
PENJELASAN
(1) http://bit.ly/2rhTadC / http://bit.ly/2MxVN7S, First Draft News: “Konten Palsu
Konten baru yang 100% salah dan didesain untuk menipu serta merugikan”.
Pesan SUMBER mencatut BIN untuk membangun premis agar pesan berasal dari sumber terpercaya.
------
(2) Klaim "informasi valid dari BIN" tidak valid karena tidak menyertakan informasi ke sumber referensi yang jelas (misalnya: tautan), ciri khas dari teknik "Appeal to Authority". Selengkapnya di bagian REFERENSI.
======
REFERENSI
(1) http://bit.ly/2C6EF1U Wikipedia: "Argumen dari otoritas
dari Wikipedia, ensiklopedia gratis
Argumen dari otoritas ( argumentum ab anuctoritate ), juga disebut banding ke otoritas , atau argumentum ad verecundiam , adalah bentuk argumen yang tidak bisa ditolerir [1] di mana dukungan otoritas yang diklaim digunakan sebagai bukti untuk kesimpulan argumen. Ini dikenal sebagai kekeliruan , meskipun beberapa menganggap bahwa itu digunakan dalam bentuk yang meyakinkan ketika semua sisi diskusi sepakat tentang keandalan otoritas dalam konteks yang diberikan. [2] [3] . Penulis lain menganggap itu salah untuk mengutip otoritas pada topik yang dibahas sebagai sarana utama untuk mendukung argumen. [4] ..."
(Google Translate, selengkapnya di http://bit.ly/2NFYJMT).
------
(2) REMOTIVI: "Teknik Keempat: Kebenaran ada di Mulut Narasumber
Terkadang untuk memperkuat “make believe” jurnalistik pesan kebencian, media penebar kebencian menambahkan embel-embel seperti “sumber A1”, “orang dalam istana”, dan lain-lain. ...
Dalam kerja jurnalistik pernyataan narasumber lazimnya diverifikasi terlebih dahulu dan diberi penjelasan dalam kapasitas apa narasumber memberikan pernyataannya. Pernyataan tersebut mestinya diuji dengan pertanyaan-pertanyaan seperti, apa bukti dari pernyataan tersebut? ...", selengkapnya di http://bit.ly/2XEkuRO.


No comments:
Post a Comment