Tuesday, 8 January 2019

Rahasiah di balik solat tahajud

Rahasiah di balik salat tahajud Kita selaku umat rosululloh saw yang mencita citakan mendapat syafaatnya kelak di yaumil mahsyar tentunya kit juga harus meniru jejak jejaknya karena dengan mengikuti jejak sunahnya itu sebagai ciri cintanya kita kepada rosululloh saw.

Di antara sunahnya yaitu salat tahajud pada waktu 1/3 ahir malam. Salat tahajud termasuk dari rentetan salat sunat muakad yang tidak pernah di tinggalkan oleh orang orang setelah sepeninggalan risululloh saw di karnakan keutamaan salat tahajud luar biasa banyaknya...


  Apakah anda dihimpit dengan berbagai masalah,strees,hati galau dan lain lain? Curhatkanlah kepada alloh swt dengan cara melaksanakan semua yang diperitahkanya di antaranya salat lima waktu di tambah dengan salat sunat.. Kita kupas keutamaan salat sunat tahajud menurut kesehatan Shalat tahajud bisa menimbulkan perubahan pada diri kita, yaitu hormon kortisol tidak terlepas dari tubuh melampaui batas toleransi tubuh. Di saat stress kortisol terlepas dari tubuh melampaui batas toleransi tubuh. Kortisol sendiri adalah hormon yang berfungsi mempertahankan integritas tubuh, sifat responsif pembuluh darah dan volume cairan tubuh. Kelebihan kortisol dapat menyebabkan hipertensi melalui stimulasi renin pada sistem renin angiotensin. Selain mengurai tentang pengaruh stress terhadap kortisol,bahwa dari keikhlasan seseoranglah yang merupakan syarat mutlak dalam beribadah bisa diukur secara ilmiah ini. Sikap psikis dari konsep religius tentang ikhlas-tidaknya sebuah tindakan memiliki hubungan dan pengaruh yang amat kental dengan proses peningkatan kortisol tubuh.

 Ini semua bisa diuji dan dibuktikan secara empiris lewat mekanisme kerja penelitian laboratorium paramedis. Lebih jauh dia mengatakan bahwa realitas fisio-biologis dan psiko-biologis berhasil diintegrasikan dan membuktikan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan respons ketahanan tubuh imunologik kelompok pengamal shalat tahajud antara Post I-Pre dan Post 2-Pre. kedua, shalat tahajud yang dilakukan secara tepat, khusyuk, ikhlas dan kontinu dapat menurunkan sekresi hormon kortisol. Ketiga, shalat tahajud yang dilakukan secara tepat, khusyuk, ikhlas dan kontinu dapat meningkatkan perubahan respons ketahanan tubuh imunologik. Keempat, kortisol yang oleh Carlson, penulis buku Psyscology of Behavior, dan ahli lain digunakan sebagai tolak ukur stres dan homeostasis tubuh, dalam penelitian ini kortisol juga dapat dipakai sebagai indikator ikhlas. Langkah-langkah demiikianlah yang dilakukan oleh Dr. Moh Shaleh dengan melakukan penelitian ilmiah terhadap shalat tahajud. ini merupakan awal dari bangkitnya peradaban Islam yang telah lama terbenam oleh peradaban Eropa.


ini merupakan buah karya yang turut menyumbang khazanah keilmuan kedokteran dewasa ini. Lebih jauh lagi kemanfaatan salat tahajud untuk Anatomi Sistem Kekebalan Tubuh Imunologik; Psikoneuroimonologi shalat Tahajud; dan Pengaruh shalat Tahajud terhadap Peningkatan Respons Ketahanan Tubuh ini juga berhasil menjawab secara ilmiah-empirik kebenaran Hadist yang diriwayatkan HR turmudzi, yaitu: “shalat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan dan menghindarkan diri dari penyakit.” Subhanalloh ternyata bisa lagi kita lihat tanda tanda kekuasaan alloh di balik semua perintahnya dan sunah sunah nabinya, ternyata alloh maha baik. Tinggal kitanya yang memilih apakah mau menerima kebaikan yang maha dari alloh swt atau tidak.. Semoga bermanfaat

No comments: