Saturday, 19 January 2019

Akhlak rosululloh di rumah tangga

Untuk menggapai rumah tangga samawa yang di lakukan oleh seorang suami
Wahai para suami perlakukan istrimu dengan baik di rumahmu dengan sebaik baiknya..



Adapun istrimu melakukan  kesalahan metodeu mendidiknya PENUHI DENGAN KASIH SAYANG DAN KEBIJAKSANAAN jangan dengan kekerasan apalagi main pukul ingat wanita itu terbuat dari tulang rusuk yg termasuk tulang susu,bilamana mau meluruskan tulang tersebut sekaligus bukanya lurus tapi yang terjadi malahan patah


Kita lihat akhlak rosululloh dalam berumah tangga,di antaranya


1.Rasulullah SAW tidak pernah kasar dan memukul istrinya.
Rasulullah merupakan manusia yang berakhlak mulia dan lemah lembut
Semasa hidupnya tiadak ada satu kata pun yg menjadikan istrinya tersinggung..
Rasulullah SAW tidak pernah menggunakan tangannya untuk memukul dan menampar orang,
baik istrinya maupun pembantunya.
Hal ini sebagaimana yang disebutkan hadis riwayat Ibnu Majah:


ما ضرب رسول الله صلى الله عليه وسلم خادما له ولا امرأة ولا ضرب بيده شيئا


“Rasulullah SAW tidak pernah memukul pembantu dan perempuan (istrinya). Tidak pernah dia memukul siapapun,” (HR Majah).


2.makan berdua bersama istri. Makan berdua termasuk salah satu cara menjaga dan mempertahankan kemesraan rumah tangga.
Apalagi kedua pasangan tersebut makan satu piring dan satu gelas berdua.
Rasulullah SAW pernah mencontohkan perilaku ini, sebagaimana yang dikisahkan ‘Aisyah:


كنت أضع الإناء على في وأنا حائض ثم أناوله للنبي صلى الله عليه وسلم فيضع فاه على موضع في وآخذ العرق وأنا حائض ثم أناوله فيضع فاه على موضع في


Artinya, “Saya minum air pada sebuah gelas dalam kondisi haid, kemudian saya menyerahkannya kepada Nabi SAW. Tiba-tiba Nabi SAW menaruh bibirnya persis di bekas tempat saya minum. Saat saya makan sepotong daging, kemudian saya serahkan sisanya kepada Nabi SAW, Beliau juga menaruh bibirnya persis di bekas gigitan saya,” (HR Ibnu Hibban).


3.mencium istrinya.
Kemesraan Rasul dengan istrinya juga dapat dilihat dari kebiasaan beliau mencium istrinya. Sebagaimana diketahui,ciuman memberikan kesan tersendiri bagi perempuan.
Karenanya, Rasul SAW terbiasa untuk melakukan hal ini supaya hubungannya menjadi semakin mesra. Dalam Musnad Ishaq Ibn Rahaweh disebutkan:


عن عائشة أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قبل بعض نسائه وهو صائم


Artinya, “Diriwayatkan dari ‘Aisyah bahwa Rasulullah SAW mencium sebagian istrinya, padahal beliau puasa.”



4.memuji istrinya.
Perempuan mana yang tidak senang dipuji dan dimanja.
Pujian memang sudah keniscayaan bagi perempuan.
Untuk memperkuat hubungan rumah tangga,
Rasul pun tidak lupa melontari istri-istrinya dengan berbagai macam pujian.
Inilah contoh pujian yang diberikan Nabi kepada ‘Aisyah:


فضل عائشة غلى النساء كفضل الثريد على سائر الطعام


“Keutamaan ‘Aisyah dibandingkan perempuan lain ialah seperti keutamaan tsarid (roti dicampur daging) di atas seluruh makanan,” (HR Al-Bukhari, Muslim, dan lain-lain)
itu hanya segelintir ahlak akhlak rosululloh yang patut kita tiru untuk meraih rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah
Bersambung

No comments: