Apakah diharuskan silaturrahmi kepada orang yang pulang ibadah haji
*jawaban*
Keutamaan silaturrahmi kepada orang yang pulang ibadah haji untuk minta didoakan sebab
Empat puluh hari,dihitung sejak kedatangannya dari Mekah maka doa2nya masih mustajabah
وَيُنْدَبُ لِلْحَاجِّ الدُّعَاءُ لِغَيْرِهِ بِالْمَغْفِرَةِ وَإِنْ لَمْ يَسْأَلْ
وَلِغَيْرِهِ سُؤَالُ الدُّعَاءِ مِنْهُ بِهَا وَذَكَرُوا أَنَّهُ أَيْ الدُّعَاءَ يَمْتَدُّ أَرْبَعِينَ يَوْمًا مِنْ قُدُومِهِ
“Dan disunahkan bagi orang yang berhaji untuk mendo’akan kepada orang (yang tidak berhaji) dengan ampunan meskipun orang tersebut tidak meminta.
Dan bagi orang yang tidak berhaji hendaknya meminta dido’akan oleh dia. Para ulama menyebutkan bahwa do’a tersebut sampai empat puluh hari dari kedatangannya”
(Hasiah aljamal zuz 2 hal 545)
Adapun keharusan bagi yang baru datang dalam safar diantaranya safar habis melaksanakan ibadah haji atau umroh dijelaskan oleh mam an-Nawawi dalam al-Majmu’ Syarah Muhadzdzab (4/400)
يستحب النقيعة، وهي طعام يُعمل لقدوم المسافر ، ويطلق على ما يَعمله المسافر القادم ، وعلى ما يعمله غيرُه له
Imam Nawawi mengambil dasar hukum dari hadis Rasulullah saw:
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم لما قدم المدينة من سفره نحر جزوراً أو بقرةً ” رواه البخاري
“Sesungguhnya Rasulullah saw ketika tiba dari Madinah sepulang safar, beliau menyembelih onta atau sapi.” (HR Bukhari)
No comments:
Post a Comment